Suara dan Audio
Suara (Sound)
fenomena fisik
yang dihasilkan oleh getaran benda getaran suatu benda yang berupa sinyal analog dengan amplitudo yang
berubah secara kontinyu terhadap waktu
Konsep
dasar
Suara dihasilkan oleh getaran suatu benda. Selama bergetar,
perbedaan
tekanan terjadi
di udara sekitarnya. Pola osilasi
yang terjadi
dinamakan sebagai
“GELOMBANG”.
Suara berkaitan erat dengan :
1. Frekuensi
Banyaknya periode
dalam 1 detik
dalam 1 detik
Satuan : Heartz (Hz) atau cycles per
second (cps)
Panjang gelombang suara (wavelength)
dirumuskan =
c/f Dimana c = kecepatan rambat bunyi
Dimana f = frekuensi
2. Amplitudo
Keras lemahnya bunyi atau tinggi
rendahnya gelombang. Satuan amplitudo adalah decibel
(db)
Bunyi dapat merusak telinga jika tingkat volumenya lebih besar dari
3. Velocity
Kecepatan perambatan gelombang bunyi sampai
ke
telingan pendengar.
Satuan yang digunakan : m/s
REPRESENTASI SUARA
Gelombang suara analog tidak
dapat langsung
direpresentasikan pada
komputer.
Komputer
mengukur amplitudo pada satuan waktu tertentu untuk menghasilkan sejumlah angka.
Tiap
satuan pengukuran ini dinamakan
“SAMPLE”.
ANALOG DIGITAL CONVERSION
(ADC)
Adalah proses
mengubah amplitudo gelombang bunyi
ke dalam waktu interval tertentu (disebut juga sampling), sehingga menghasilkan representasi digital
dari
suara.
DIGITAL TO ANALOG CONVERTER
(DAC)
Adalah proses mengubah digital audio menjadi sinyal analog. DAC biasanya
hanya menerima sinyal digital
Pulse Code Modulation (PCM).
PCM adalah representasi
digital dari sinyal analog, dimana gelombang
disample secara beraturan
berdasarkan interval waktu
tertentu, yang kemudian diubah ke biner.
